SHOLAWAT SIRRUL GHUYUB
SHOLAWAT SIRRUL GHUYUB
“Allohumma Sholli 'Alaa Sayyidina Muhammadin Sholatan tuthi’una biha maqoshidal qulub watuksyifuna biha sirrul ghuyub wa’ala aali wasohbihi attiba’il qulub wabaarik wasallim”
Sholawat sirrul ghuyub merupakan sholawat andalan mereka Para Auliya yang mana kebanyakan dikhususkan ke arah Ghoibiyah, baik itu menembus hijab, bathin, dan sebagainya.
Untuk pengamal, wajib didawamkan minimal 99x dalam setiap harinya, untuk waktu bebas sesuai kemampuan masing-masing, adapun fadhilahnya sangat banyak, diantaranya:
1. Berkomunikasi dengan bangsa ghoib suatu wilayah
Sebelum melalukan hal ini, sebaiknya mandi besar (keramas) terlebih dahulu, setelah itu baru menuju ke lokasi yang memang sudah ditentukan. Sampai di lokasi silahkan uluk salam "ASSALAMU’ALAIKUM ‘ALAIKUMUSSALAM" 3x sambil gedug bumi 3x setelah itu baca Sholawat Sirrul Ghuyub sebanyak 41x, selama membaca harap siapkan ketenangan dan konsentrasi agar tanda-tanda alam yang hadir bisa dirasakan maksimal, dan setelah tanda-tanda alam tersebut sudah hadir/dirasakan, silahkan berbicara di dalam hati dengan penunggu lokasi tersebut, Insya Alloh apa yang diutarakan akan mendapatkan balasan baik secara langsung maupun lewat pertanda di sekitar kita.
NB: Hitungan harus selesai 99x baru berkomunikasi!!!
2. Untuk mengetahui isi hati orang yang ada di hadapan kita
Sebelum tamu/orang yang dimaksud datang menemui, duduklah terlebih dahulu di ruangan yang sekiranya akan dijadikan tempat bercengkrama, dengan tenang bacalah Sholawat Sirrul Ghuyub 7x tanpa nafas (setiap 1 bacaan), setelah itu sujud menghadap pintu sambil membaca "YA ALLOH DENGAN HAQ NYA SHOLAWAT YANG SAYA BACA, SAYA MINTA BERILAH SAYA KUASAMU AGAR SAYA MENGETAHUI MAKSUD DAN TUJUAN SI ..... (nama yang dimaksud)" 3x
Setelah ini dilakukan dan si target sudah ada di depan kita, sering-seringlah mengheningkan cipta selama mengobrol/berhadapan dengan orang yang dimaksud, Insya Alloh hati akan terbimbing dengan kalimat-kalimat yang ada di dalam hatir/fikiran orang yang ada di hadapan kita.
Cara ini berlaku ketika kita menjadi TUAN RUMAH saja, untuk bisa digunakan di luar, dawamkan saja Sholawat Sirrul Ghuyub sebanyak 114x setiap hari, Insya Alloh dengan sendirinya kita akan mudah mengetahui isi hati dan fikiran setiap lawan bicara.
3. Untuk mengetahui Khodam/Jin yang berasal dari bacaan wirid
Setelah kita melakukan wirid yang memang bertujuan mendatangkan khodam, dan sebagainya, sujudlah sebentar sambil membaca Sholawat Sirrul Ghuyub 12x selama sujud, setelah itu bukalah kedua mata sambil menghadap ke depan (arah kiblat), Insya Alloh akan banyak penampakan kabut, slempangan cahaya, serta desiran angin yang membentuk suatu wujud. (LAKUKAN DALAM KEADAAN GELAP GULITA TANPA CAHAYA)
4. Untuk mengetahui isi pusaka
Pegang pusaka yang dimaksud dalam keadaan berwudhu, pejamkan mata fokuskan kesadaran pada benda yang dipegang sembari membaca Sholawat Sirrul Gyub sebanyak-banyaknya sampai ada gambaran bathin tentang khodamnya. Jika selama melakukan ini yang tergambar hanya sebuah kepulan asap, berarti itu barang asma’an bukan asli alam.
5. Untuk meraga sukma
Posisi harus suci badan dan tempat, duduk bersila menghadap dengan keadaan yang hening dan tenang, setelah itu baca sholawat sirrul ghuyub secara sir (di dalam hati) sebanyak-banyaknya sambil memfokuskan diri ke bagian ubun-ubun kepala. Jika dalam beberapa waktu merasa seperti ada yang keluar/tertarik ke atas dari dalam diri kita, ikuti saja sampai selama mungkin.
Untuk mengarahkan tujuan arah mana kita akan mengeluarkan sukma, di saat rasa tertarik ke atas itulah diniatkan, misal "YA ALLOH, SAMPAIKAN SUKMAKU KE...." kemudian disambung kembali bacaan sholawatnya.
6. Dan fadhilah lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu, intinya semua sesuai krenteg hati masing-masing, cara di atas hanya sebatas wawasan dan pengalaman mujiz, adapun pengalaman alumni yang lain tetap akan beda dan menghasilkan wawasan serta pemahaman masing-masing.
Sebelum diamalkan untuk rutinan harian, lebih afdholnya kirim Al-Fatehah (umum) dan dikhususkan kepada Beliau Kyai Ahmad Rijalulloh sebanyak 7x dan Syekh Mangli Magelang 4x.
Komentar
Posting Komentar